Harga Perak Senin Sesi Asia Mixed; Penguatan Dolar AS Dibayangi Bargain Hunting

331

(Vibiznews – Commodity) Harga perak bergerak mixed pada hari Senin di sesi perdagangan Asia, terpicu sentimen bearish penetapan kandidat Ketua Fed yang hawkish, namun dibayangi aksi bargain hunting memanfaatkan harga perak yang anjlok.

Harga perak spot bergerak merosot 3,24% pada $82,54.

Harga perak berjangka AS kontrak Maret 2026 bergerak naik 2,50% pada $80,50.

Harga perak spot anjlok setelah berita bahwa Presiden AS Donald Trump berencana untuk menominasikan Kevin Warsh sebagai ketua Federal Reserve berikutnya, yang secara luas dipandang sebagai pilihan yang lebih agresif. Penetapan Ketua Fed yang hawkish ini meningkatkan dolar AS yang menekan harga emas.

Namun harga emas berjangka terdukung aksi bargain hunting setelah harga perak berjangka AS kontrak Maret 2026 anjlok 31,37% pada akhir pekan.

Malam nanti akan dirilis data ISM Manufacturing PMI Januari AS yang diindikasikan menurun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga perak dapat bergerak naik, jika ketegangan geopolitik AS-Iran, Rusia-Ukraina meningkat. Juga dapat naik jika terjadi aksi bargain hunting memanfaatkan harga perak yang anjlok. Juga akan mencermati pergerakan dolar AS, yang jika terus naik, akan menekan harga perak. Harga perak berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $62,20-$45,88. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $106,65-$134,78.