Harga Minyak Sawit Turun Untuk Dua Sesi Berturut-turut

89
minyak sawit

(Vibiznews – Commodity) – Harga Minyak Sawit melanjutkan penurunan pada sesi ke dua pada hari Selasa setelah libur panjang akhir minggu penurunan karena turunnya harga minyak kedelai di Dalian . 

Harga minyak sawit April di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun 32 ringgit atau 0.76% menjadi 4,197 ringgit ($1,066.31) per MT pada penutupan pasar tengah hari. 

Harga minyak sawit naik 4.42% di bulan Januari, kenaikan bulanan pertama kalinya dalam lima bulan. 

Harga minyak sawit berjangka dibuka rendah karena penyesuaian rentang harga terhadap minyak nabati saingan. 

Pasar menantikan data produksi Desember dari the South Malaysia Palm Oil Association (SPOMMA) dan data surveyor untuk ekspor Desember. 

Impor minyak sawit India naik 51% di bulan Januari ke jumlah tertinggi 4 minggu, karena harga minyak tropis diskon terhadap harga  minyak kedelai  mendorong pabrik penyulingan meningkatkan pembelian minyak sawit dan mengurangi impor minyak kedelai sehingga jumlahnya ke terendah 19 bulan. 

Ekspor minyak sawit dan minyak turunannya Indonesia sebesar 23.61 juta MT naik 9,09% dari tahun lalu menurut biro statistik pada hari Senin. 

Ekspor minyak sawit Malaysia pada bulan Januari naik 17.9%  dari bulan lalu menjadi 1,463,069 MT menurut cargo surveyor Intertek Testing Services pada hari Sabtu. 

Harga minyak kedelai di Dalian Exchange turun 1.13% sementara harga minyak sawit turun 0.29% 

Harga minyak kedelai aktif di CBOT naik 1.1%. Harga kedelai Chicago naik pada hari Selasa karena kenaikan dari harga minyak mentah 

https://vibiznews.com/index.php/2026/02/02/harga-minyak-wti-alami-pelemahan-harian-terburuk-sejak-juni-2025/

Analisa tehnikal untuk minyak sawit Malaysia 

Support pertama di 4,150 ringgit  berikut ke 4,010 ringgit 

Resistance pertama di 4,350 ringgit  berikut ke 4,540  ringgit 

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting