Harga Minyak WTI dan Brent 3 Februari Rebound, Negoisasi AS-Iran Masih Jadi Fokus

97

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah acuan dunia rebound dan bergerak lebih tinggi pada perdagangan komoditas sesi Eropa hari Selasa (3/2/2026) setelah sebelumnya anjlok 5% lebih.

Harga minyak mentah WTI dan jenis Brent alami kenaikan setelah alami pelemahan selama 2 hari berturut, tertekan oleh meredanya ketegangan geopolitik dan ketidakpastian atas pembicaraan perdagangan.

Fokus utama adalah pada kemungkinan negosiasi nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Presiden Donald Trump mengatakan pembicaraan dapat segera dimulai, dan laporan menunjukkan pasukan militer AS bergerak lebih jauh dari Iran, mengurangi kekhawatiran akan konflik di kawasan tersebut.

Pasar juga mengamati potensi kesepakatan perdagangan AS-India. Trump mengatakan tarif terhadap India dapat dikurangi jika India berhenti membeli minyak Rusia.

India belum mengkonfirmasi rencana ini, tetapi impor minyak mentah Rusia telah turun ke level terendah dalam lebih dari tiga tahun.  Hal tersebut telah meningkatkan jumlah minyak Rusia yang tidak terjual di seluruh dunia.

Sementara itu, OPEC+ menegaskan kembali rencana untuk menjaga produksi tetap stabil pada bulan Maret, mempertahankan kondisi pasokan yang cukup setelah menghentikan kenaikan produksi di tengah permintaan musiman yang lemah.

Harga Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak bulan Maret 2026 sedang naik 0,55% menjadi $62,48 per barel.

Harga minyak mentah berjangka acuan jenis Brent naik 0,47% menjadi $66,41 per barel.

Secara teknikal, untuk pergerakan harga minyak WTI  selanjutnya diperkirakan  akan   bertemu kisaran  support di $61.60 – $58.90 dan kisaran resisten di $63.20 – $65.80.