(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit Malaysia naik pada hari Rabu setelah turun dua sesi sebelumnya mengikuti kenaikan harga minyak nabati di Dalian, sementara perkiraan persediaan minyak sawit akhir Januari turun .
Harga minyak sawit April di the Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik 7 ringgit atau 0.17% menjadi 4,222 ringgit ($1,074.57 ) per MT .
Harga CPO mengikuti pergerakan harga di Dalian sementara menanti berita baru yang mengerakan pasar dari pertemuan Palm Oil Conference pada minggu depan.
Harga minyak kedelai kontrak teraktif di Bursa Dalian naik 0.42% sementara harga minyak sawit naik 0,42%.
Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade naik 0.09%
Harga minyak sawit bergerak mengikuti minyak nabati saingan yang bersaing mengambil pangsa pasar di pasar minyak sawit global.
Persediaan minyak sawit di akhir Januari turun mengakhiri kenaikan selama 10 bulan, ekspor naik selama musim produksi yang sedikit.
Ekspor minyak sawit Malaysia diperkirakan naik antara 14.9% dan 17.9% dari bulan lalu di Januari menurut data dari AmSpec Agri Malaysia dan Cargo Surveyor Intertek Testing Services
Impor minyak sawit India naik 51% di bulan Januari ke jumlah tertinggi 4 buln karena harga minyak tropis diskon terhadap harga minyak kedelai mendorong pabrik penyulingan meningkatkan pembelian minyak sawit dan mengurangi impor minyak kedelai sehingga jumlahnya ke terendah 19 bulan.
Analisa tehnikal untuk minyak sawit Malaysia
Support pertama di 4,150 ringgit berikut ke 4,010 ringgit
Resistance pertama di 4,350 ringgit berikut ke 4,540 ringgit
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting



