IHSG Jumat Siang Merosot Signifikan 2,8% ke Level 7.874; Ditekan Outlook Negatif Moody’s Rating

97
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat siang ini (6/2), terpantau merosot tajam 229,463 poin (2,83%) ke level 7.874,416 setelah dibuka turun ke level 7.959,279.

IHSG bergerak dalam tekanan signifikan, setelah Moody’s Ratings menurunkan peringkat outlook kredit Indonesia menjadi negatif dari stabil, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias melemah masih ditarik sektor teknologi,  serta mengikuti Wall Street yang berakhir semalam dalam loss oleh merosotnya saham teknologi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah 0,33% atau 55 poin ke level Rp 16.880, dengan dollar AS di pasar uang Asia umumnya turun setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya; terkoreksi dari 2 minggu tertingginya yang diangkat setelah Bank of England (BoE) mempertahankan suku bunganya.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.825, serta terpantau terkoreksi di hari kedua pada level 2 minggu terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 144,600 poin (1,78%) ke level 7.959,279. Sedangkan indeks LQ45 turun 13,080 poin (1,58%) ke level 816,280. Siang ini IHSG melemah 229,463 poin (2,83%) ke level 7.874,416. Sementara LQ45 terlihat turun 2,30% atau 19,080 poin ke level 810,280.

Tercatat saat ini sebanyak 89 saham naik, 671 saham turun dan 57 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau mixed melemah, di antaranya Nikkei yang naik 0,54%, dan Hang Seng yang merosot 1,13%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak dalam tekanan rilis outlook negatif Indonesia dari Moody’s Ratings, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias melemah ditarik sektor teknologi, serta mengikuti Wall Street yang berakhir semalam dalam koreksi.

Berikutnya IHSG kemungkinan masih tertekan di zona merah, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 8.596 dan 9.058. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,742 dan bila tembus ke level 7,481.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group