IHSG Rabu Pagi Rebound 0,8% ke Level 8.278; Bangkit setelah Pasar Libur

86
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu pagi ini (18/1), terpantau menguat 66,115 poin (0,81%) ke level 8.278,386 setelah dibuka naik ke level 8.240,472.

IHSG bergerak rebound dari koreksi 2 hari sebelum libur panjang, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias menguat dipimpin Nikkei oleh melesatnya ekspor Jepang sementara bursa lain banyak yang masih libur Imlek, serta mencermati Wall Street yang semalam menguat namun terbatas.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini masih flat 0,0% atau 0 poin ke level Rp 16.839, dengan dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah mendatar di sesi global sebelumnya; bertengger sekitar seminggu tertingginya di tengah naiknya tensi geopolitik kawasan Iran serta investor menghindari aset berisiko.

Rupiah melandai dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.839, serta terpantau flat setelah liburan pada sekitar seminggu terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 28,201 poin (0,34%) ke level 8.240,472. Sedangkan indeks LQ45 naik 1,870 poin (0,23%) ke level 831,540. Pagi ini IHSG menguat 66,115 poin (0,81%) ke level 8.278,386. Sementara LQ45 terlihat naik 0,65% atau 5,420 poin ke level 835,090.

Tercatat saat ini sebanyak 394 saham naik, 235 saham turun dan 177 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street semalam ditutup senada dengan menguat terbatas, ditahan turunnya saham perangkat lunak. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau mixed menguat, di antaranya Nikkei yang naik 1,21%, dan Australia ASX 200 yang menanjak 0,37%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rebound dari koreksi 2 hari sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias menguat mixed bias menguat dipimpin Nikkei sementara bursa lain banyak yang masih libur Imlek.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan bertahan di zona hijau, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 8.596 dan 9.058. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,742 dan bila tembus ke level 7,481.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group