IHSG Senin Pagi Menguat 0,9% ke Level 8.348; Regional Bias Positif, Tariff AS ke 15%

94
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin pagi ini (23/1), terpantau menguat 76,000 poin (0,92%) ke level 8.347,767 setelah dibuka naik ke level 8.340.643.

IHSG bergerak menguat menghampiri area 2,5 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias menguat dipimpin Kospi yang mencetak rekor kembali, serta mengikuti Wall Street yang di akhir pekan menguat setelah keputusan MA Amerika membatalkan ketetapan tarif AS.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah tipis 0,06% atau 10 poin ke level Rp 16.880, dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun dari sekitar 2 minggu tertingginya oleh inflasi PCE yang lebih cepat, lalu terkoreksi setelah keputusan Supreme Court (MA) Amerika yang membatalkan kebijakan tarif resiprokal AS.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.870, serta terpantau dalam rentang konsolidasi setelah akhir pekan sempat bangkit dari sebulan terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 68,576 poin (0,83%) ke level 8.340.643. Sedangkan indeks LQ45 naik 6,430 poin (0,77%) ke level 841,710. Pagi ini IHSG menguat 76,000 poin (0,92%) ke level 8.347,767. Sementara LQ45 terlihat naik 0,88% atau 7,360 poin ke level 842,640.

Tercatat saat ini sebanyak 358 saham naik, 200 saham turun dan 163 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street pada akhir pekan serempak ditutup dengan gain setelah Supreme Court membatalkan reciprocal tariff AS yang dilanjutkan dengan pengumuman Trump atas berlakuknya tarif global 10% dan diubah lagi menjadi 15%. Sedangkan, bursa regisgsgonal pagi ini terpantau mixed menguat, di antaranya Kospi yang naik 0,40%, dan Hang Seng yang menanjak 2,27%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini menguat cukup signifikan, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias menguat dipimpin Kospi yang mencetak rekor baru, serta mengikuti Wall Street yang pada akhir pekan menguat.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan konsolidasi dengan bias positif, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 8.596 dan 8.980. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,861 dan bila tembus ke level 7,712.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group