Rekomendasi Harga Kopi Arabika 3 Maret 2025 : Naik Terpicu Kekhawatiran Gangguan Pasokan Akibat Perang Timur Tengah

183

(Vibiznews – Commodity) Harga kopi arabika di bursa komoditi berjangka New York ditutup naik tajam pada hari Senin, terpicu kekhawatiran gangguan pasokan akibat perang di Timur Tengah.

Harga kopi arabika berjangka kontrak Mei 2026 ditutup naik 1,37% pada $2.8460 per pon.

Perang yang terjadi di Timur Tengah antara Israel-AS menghadapi Iran, telah menghentikan sebagian besar lalu lintas pengiriman melalui Selat Hormuz, meningkatkan tarif pengiriman global, asuransi, dan biaya bahan bakar, yang akan meningkatkan biaya bagi importir dan roaster kopi.

Namun kenaikan harga kopi arabika terbatas pada hari Senin karena curah hujan yang menguntungkan di Brasil telah meningkatkan prospek panen kopi negara tersebut.

Somar Meteorologia melaporkan pada hari Senin bahwa daerah penghasil kopi arabika terbesar di Brasil, Minas Gerais, menerima curah hujan 78 mm selama pekan yang berakhir pada 20 Februari, atau 131% dari rata-rata historis.

Malam nanti akan ada pernyataan dari pejabat Fed Williams dan Kashkari.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga kopi arabika masih dapat naik dengan kekhawatiran gangguan pasokan akibat perang di Timur Tengah. Namun jika pernyataan pejabat Fed memberikan sinyal hawkish bagi kebijakan suku bunga Fed, dan menguatkan dolar AS, akan dapat menekan harga kopi arabika. Harga kopi arabika diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $2.88-$2.91. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $2.79-$2.74.