IHSG Senin Pagi Amblas 4,2% ke Level 7.265; Bursa Asia Merah, Harga Minyak di Atas $100

219
ihsg
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin pagi ini (9/3), terpantau amblas tajam 320,734 poin (4,23%) ke level 7.264,953 setelah dibuka turun ke level 7.299.685.

IHSG bergerak bearish kuat ke level 7 bulan terendahnya sejak Juli 2025, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias melemah dipimpin Nikkei di tengah melejitnya harga minyak dunia ke atas $100 per barrel oleh konflik perang Timur Tengah, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dengan ketiga indeks acuannya berakhir kembali terkoreksi setelah juga rilis tenaga kerja AS yang mengecewakan.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah 0,42% atau 71 poin ke level Rp 16.981, dengan dollar AS di pasar uang Asia rally setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya; kuat di sekitar 3,5 bulan tertingginya di tengah naiknya permintaan sebagai safe haven oleh berlanjutnya konflik perang di Timur Tengah.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.910, serta terpantau tertekan di area rekor terendahnya sepanjang masa.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 286,002 poin (3,77%) ke level 7.299.685. Sedangkan indeks LQ45 turun 22,310 poin (2,87%) ke level 753,740. Pagi ini IHSG merosot 320,734 poin (4,23%) ke level 7.264,953. Sementara LQ45 terlihat turun 5,06% atau 39,290 poin ke level 736,760.

Tercatat saat ini sebanyak 38 saham naik, 657 saham turun dan 43 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street berakhir pekan dengan serempak ketiga indeks acuannya terkoreksi di tengah harga minyak dunia yang melejit tinggi serta data tenaga kerja (NFP) Amerika yang dirilis di bawah estimasi. Dow Jones berakhir melemah 0,95%, S&P 500 turun 1,33%, serta Nasdaq merosot 1,59%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau di zona merah, di antaranya Nikkei yang merosot 7,45%, dan Hang Seng yang menurun 3,12%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bearish tajam ke sekitar 7 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya tertekan di tengah melejitnya harga minyak dunia oleh konflik Timur Tengah yang terus berlangsung, serta mencermati Wall Street yang berakhir dalam koreksi.

Berikutnya IHSG kemungkinan tetap bearish searah regional, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.897 dan 8.134. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,156 dan bila tembus ke level 7,026.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group