(Vibiznews – Commodity) – Rebound harga emas dunia berlanjut dengan meninggalkan kisaran terendah 11 pekan pada perdagangan sesi Asia hari Rabu (25/3/2026) merespon laporan Amerika Serikat sedang mengupayakan pembicaraan dengan Iran.
Harga emas melonjak ke kisaran $4500 oleh meningkatnya harapan akan berakhirnya konflik berkepanjangan di Timur Tengah seiring dengan laporan Media Israel bahwa AS sedang mencari gencatan senjata selama satu bulan untuk memungkinkan negosiasi.
Sementara itu New York Times melaporkan bahwa AS telah mengirimkan proposal 15 poin kepada Iran untuk menyelesaikan konflik tersebut.
Hal ini meningkatkan optimisme bahkan setelah Presiden Donald Trump memerintahkan pengerahan sekitar 2.000 pasukan ke wilayah tersebut, karena pemerintah mempertimbangkan opsi untuk mengurangi kendali Iran atas Selat Hormuz.
Emas sebelumnya telah anjlok hingga 25% dari puncaknya pada bulan Maret karena harga energi yang tinggi akibat perang Iran memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral utama mungkin akan menaikkan suku bunga tahun ini.
Lihat: Forex Dolar AS 25 Maret 2026: Skeptisisme Niat Baik Trump Memperkuat Dolar AS
Harga emas spot pada sesi perdagangan Asia terkini melonjak 2,34% ke $4573,67 demikian untuk harga emas comex kontrak bulan April 2026 bergerak lemah yang melonjak 4% ke $4577,90.
Untuk pergerakan selanjutnya, harga emas secara teknikal diperkirakan oversold dengan kini berada di posisi $4602,30 yang naik menuju posisi $4605,10. Dan jika tembus lanjut mendaki ke resisten kuatnya di R1 .
Namun jika tidak mencapai $4620 berpotensi berbalik arah dan turun kembali ke $4455,83 jika tembus meluncur ke support kuat di S1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 4714,06 | 4610,07 | 4536,03 | 4421,40 | 4358,00 | 4143,93 | 4179,97 |



