(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat sore ini (17/4), terpantau menguat terbatas 12,622 poin (0,17%) ke level 7.634,004 setelah dibuka naik ke level 7.634.034.
IHSG bergerak dalam konsolidasi di bawah 6 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah, dengan Nikkei terkoreksi dari rekor kemarin, di antara keraguan investor atas perkembangan gencatan senjata yang segera berakhir Selasa depan yang telah mendorong turunnya kembali harga minyak dunia, serta mengikuti Wall Street yang berakhir semalam dengan serempak dalam gain.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,33% atau 57 poin ke level Rp 17.185, dengan dollar AS di pasar uang Eropa menurun setelah menguat di sesi global sebelumnya; range bound dekat 6,5 minggu terendah sebelumnya di antara harapan pasar atas kesepakatan AS – Iran dalam negosiasi diplomasi berikutnya.
Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.128, serta terpantau bearish 3 minggu dan membukukan rekor terendahnya yang baru.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 12,652 poin (0,17%) ke level 7.634.034. Sedangkan indeks LQ45 naik 1,160 poin (0,15%) ke level 758,480. Siang ini IHSG menguat 15,505 poin (0,20%) ke level 7.636,887. Sementara LQ45 terlihat naik 0,18% atau 1,390 poin ke level 758,710.
IHSG kemudian ddua Zona melandai dan ditutup menguat terbatas 12,622 poin (0,17%) ke level 7.634,004. Sementara LQ45 terlihat flat turun 0,01% atau 0,070 poin ke level 757,250. Tercatat saat ini sebanyak 323 saham naik, 337 saham turun dan 160 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 1,75%, dan Hang Seng yang turun 0,89%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam konsolidasi rentang terbatas dekat 6 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias melemah, dengan Nikkei terkoreksi dari rekor kemarin, di antara keraguan investor atas perkembangan gencatan senjata yang segera berakhir, serta mengikuti Wall Street yang berakhir semalam dengan serempak dalam gain.
Berikutnya IHSG kemungkinan masih akan konsolidasi menunggu arah berikutnya, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.898 dan 8.247. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,118 dan bila tembus ke level 7,019.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



