(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Senin sore ini (27/4), terpantau balik melemah 22,970 poin (0,32%) ke level 7.106,520 setelah dibuka naik ke level 7.183.040.
IHSG bergerak dari rebound ke zona merah, koreksi hari keenam pada level 2,5 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias menguat dengan Nikkei dan Kospi mencetak rekor baru di antara investor mengenyampingkan tensi konflik Timur Tengah, dengan batalnya perundingan diplomasi AS-Iran yang mengangkat lagi harga minyak mentah dunia, serta mengikuti Wall Street yang berakhir pekan dengan dua indeksnya mencatat rekor tertinggi.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat cukup signifikan 0,49% atau 85 poin ke level Rp 17.190, dengan dollar AS di pasar uang Eropa menurun setelah melemah di sesi global sebelumnya; bergerak terkoreksi setelah minggu lalu membukukan gain mingguan di tengah tertekannya sentimen risiko investor yang mengangkat dollar sebagai safe haven.
Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.275, serta terpantau melanjutkan rebound akhir pekan kemarin menjauhi area rekor terendah sebelumnya.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 53,550 poin (0,75%) ke level 7.183.040. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,320 poin (0,34%) ke level 693,080. Siang ini IHSG menguat 46,132 poin (0,65%) ke level 7.175,622. Sementara LQ45 terlihat naik 0,35% atau 2,410 poin ke level 693,170.
IHSG kemudian tergerus ke zona merah dan ditutup melemah 22,970 poin (0,32%) ke level 7.106,520. Sementara LQ45 terlihat turun 0,58% atau 4,020 poin ke level 686,740. Tercatat saat ini sebanyak 408 saham naik, 264 saham turun dan 147 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau mixed bias menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 1,38%, dan Hang Seng yang turun 0,20%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini kembali terkoreksi di hari keenam pada 2,5 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias menguat dengan Nikkei dan Kospi mencetak rekor baru di antara investor mengenyampingkan tensi konflik Timur Tengah, serta mengikuti Wall Street yang berakhir pekan dengan mencatat rekor tertinggi.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan konsolidasi sementara, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.578 dan 7.773. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,917 dan bila tembus ke level 6,838.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



