(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (29/4), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau merosot ke rekor terendah, menambah loss dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia merangkak naik setelah menguat di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS siang ini melemah 0,46% atau 80 poin ke level Rp 17.320 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.240. Rupiah terpantau tertekan ke level rekor terlemah intraday yang baru lagi.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 17.240 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp17.325, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 17.320.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah menguat di sesi global sebelumnya; beranjak naik di tengah ketidakpastian negosiasi perang Iran yang menambah permintaan dollar sebagai safe haven.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini naik ke 98,70, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 98,59.
Sementara itu, IHSG Rabu di akhir sesi pertama menguat 8,240 poin (0,12%) ke level 7.080,632, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed di tengah investor mencerna kenaikan harga minyak kembali, pecahnya anggota OPEC, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dalam koreksi dari rekor tertingginya.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp17.325 – Rp17.134.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



