Rupiah Senin Berakhir Menguat Tipis ke Level Rp17.370/USD; Dollar Global Melandai, Perhatian ke Selat Hormuz

92
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Senin sore ini (4/5), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir menguat tipis, mengurangi gain dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa melandai setelah rebound terbatas di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS sore ini menguat 0,02% atau 3 poin ke level Rp 17.370 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.373. Rupiah terpantau menguat terbatas dan dekat dengan rekor terlemahnya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 17.240 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp17.373, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 17.370.

Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa melandai setelah rebound terbatas di sesi global sebelumnya; tertahan pergerakannya di tengah investor mencermati pernyataan Trump untuk membebaskan kapal-kapal pengangkut minyak melewati Selat Hormuz.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini flat ke 98,21, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 98,21.

Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi pertama terpantau menguat terbatas 15,149 poin (0,22%) ke level 6.971,953, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias menguat dengan Kospi mencetak rekor, di tengah turunnya harga minyak mentah oleh rilis “Project Freedom” dari AS yang akan membuka Selat Hormuz untuk pasokan bisnis, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dengan dua indeksnya membukukan rekor baru.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Eropa bergerak terbatas. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp17.380 – Rp17.195.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting