Rekomendasi Forex Dolar AS 5 Mei 2026 : Naik Terpicu Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz

165

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS berakhir naik pada hari Senin terdukung peningkatan permintaan safe haven dolar AS seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Indeks dolar AS berakhir naik 0,32% pada 98,46.

Meningkatnya ketegangan AS-Iran meningkatkan permintaan dolar sebagai aset safe-haven. AS dan Iran terlibat dalam perebutan kendali atas Selat Hormuz, dengan kedua pihak memblokade jalur air tersebut.

Pada hari Senin, Uni Emirat Arab (UEA) mengatakan serangan drone Iran menyebabkan kebakaran di zona industri minyak Fujairah.

Sebuah kapal kargo dari Korea Selatan juga diserang di Selat Hormuz, dan UEA juga mengeluarkan peringatan ancaman rudal setelah sebuah kapal tanker minyak dihantam oleh drone Iran di luar Selat Hormuz.

Komando Pusat AS mengatakan militer AS menangkis serangan dari drone, rudal, dan kapal kecil bersenjata Iran saat memfasilitasi perjalanan dua kapal berbendera AS melalui Selat Hormuz.

Dukungan bagi dolar AS juga diperoleh dari laporan pesanan pabrik AS bulan Maret yang lebih baik dari perkiraan pada hari Senin mendukung dolar.

Pesanan pabrik AS pada bulan Maret naik +1,5% m/m, lebih kuat dari ekspektasi +0,6% m/m dan merupakan peningkatan terbesar dalam empat bulan.

Dolar AS juga memiliki dukungan lanjutan dari Jumat lalu ketika Presiden Trump mengancam akan menaikkan tarif impor mobil Eropa hingga 25%.

Komentar Presiden Federal Reserve New York, John Williams, pada hari Senin bersifat lunak dan negatif bagi dolar ketika ia mengatakan, “Inflasi tahun ini lebih tinggi dari yang diperkirakan sebelumnya, sehingga menunda tanggal penurunan suku bunga, tetapi itu tidak mengubah cerita dasar bahwa suku bunga perlu diturunkan pada suatu titik jika inflasi kembali ke target 2% Fed.”

Pasar swap memperkirakan peluang penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan FOMC berikutnya pada 16-17 Juni sebesar 3%.

Malam nanti akan dirilis data Balance of Trade Maret AS yang diindikasikan menurun.

Juga akan ada data ISM Services PMI April yang diindikasikan menurun.

Juga akan dirilis data JOLTs Job Openings Maret yang diindikasikan meningkat.

Akan ada pernyataan dari pejabat Fed Bowman dan Barr.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak naik dengan ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz yang memicu permintaan safe haven dolar AS. Jika data ekonomi AS terealisir turun akan menekan dolar AS. Juga akan dicermati pernyataan pejabat Fed. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 98,67-98,88. Namun jika turun, akan begerak dalam kisaran Support 98,11-97,76.