IHSG Senin Pagi Melemah 0,8% ke Level 6.915; Sekitar 10 Bulan Terendahnya, Searah Bursa Asia

98
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin pagi ini (11/5), terpantau melemah 54,806 poin (0,79%) ke level 6.914,590 setelah dibuka turun ke level 6.887.554.

IHSG bergerak terkoreksi ke sekitar level 10 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka mixed bias melemah dengan Kospi mencetak rekor baru lagi namun bursa lainnya negatif di tengah belum tercapainya kesepakatan perang AS-Iran yang menaikkan lagi harga minyak mentah, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dengan rekor baru.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini masih flat 0,0% atau 0 poin ke level Rp 17.370, dengan dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah melemah di sesi global sebelumnya; bangkit dari 2,5 bulan terendahnya di antara memanasnya lagi tensi geopolitik konflik Timur Tengah dan naiknya harga minyak.

Rupiah mendatar dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.370, serta terpantau di atas dari rekor terendah sebelumnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 81,842 poin (1,17%) ke level 6.887.554. Sedangkan indeks LQ45 turun 2,480 poin (0,37%) ke level 674,700. Pagi ini IHSG melemah 54,806 poin (0,79%) ke level 6.914,590. Sementara LQ45 terlihat turun 1,68% atau 11,360 poin ke level 665,820.

Tercatat saat ini sebanyak 215 saham naik, 471 saham turun dan 118 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street ditutup pada akhir pekan lalu serempak positif, dengan Nasdaq dan S&P 500 membukukan rekor baru, dipicu oleh data tenaga kerja AS yang kuat serta kenaikan saham semiconductor. Dow Jones berakhir naik terbatas 0,02%, S&P 500 menguat 0,84%, serta Nasdaq menanjak 1,71%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau mixed bias melemah, di antaranya Nikkei yang turun 0,36%, dan Hang Seng yang merosot 0,64%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi memasuki area 10 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias melemah dengan Kospi mencetak rekor namun bursa lainnya negatif di tengah belum tercapainya kesepakatan perang AS-Iran, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dengan rekor baru.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan berkonsolidasi sementara dalam bias negatif, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.230 dan 7.578. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,838 dan bila tembus ke level 6,745.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group