Forex USDJPY 12 Mei 2026: Pelemahan Yen Berlanjut , Diperkirakan Jepang Intervensi $63 Miliar Untuk Support

134
usdjpy

(Vibiznews-Forex) – Posisi yen Jepang dalam pair USDJPY memperpanjang pelemahan untuk sesi kedua berturut-turut pada perdagangan forex sesi Eropa hari Selasa (12/5/2026) karena penguatan dolar AS.

Yen melemah setelah keraguan tentang gencatan senjata AS-Iran menyusul penolakan Presiden Trump terhadap proposal perdamaian terbaru Teheran, sehingga risiko inflasi tetap menjadi fokus.

Sementara itu, Jepang dan AS menegaskan kembali koordinasi erat dalam kebijakan mata uang setelah Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama bertemu dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent.

Dari laporan media, pemerintah Jepang diduga telah menghabiskan lebih dari $63 miliar untuk melakukan intervensi di pasar valuta asing untuk mendukung yen, meskipun pihak berwenang belum mengkonfirmasi operasi tersebut.

Rilis ekonomi terbaru, ringkasan opini dari pertemuan Bank Sentral Jepang bulan April menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan sedang mempertimbangkan potensi kenaikan suku bunga paling cepat pada pertemuan berikutnya, karena harga minyak yang melonjak terus meningkatkan tekanan inflasi.

Secara teknikal pair USDJPY yang sudah tertekan hingga menembus 3 posisi  support hariannya bergerak naik kembali ke support lemahnya, dan menurut  analyst Vibiz Research Center laju pair akan tertahan.

Pair kini berada di posisi 156,50 dan sedang naik kembali ke posisi  157.70, jika tembus mendaki  ke kisaran resisten kuatnya di posisi R1. 

Namun jika pair tidak  menembus 157.70, berpotensi berbalik turun kembali menuju posisi terendah 155,02, jika tembus meluncur ke support lanjutan di kisaran 154.45 – 152.90.

R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
158.20 157.73 157.42 156.95 156.65 156.18 155.88