Rupiah Selasa Siang Tergelincir ke Level Rekor Rp17.507/USD; Rekor Intraday Terendah Baru

104
dolar
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa siang ini (12/5), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau tergelincir tajam, menambah loss dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia menanjak setelah menguat di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS siang ini merosot 0,59% atau 102 poin ke level Rp 17.507 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.405. Rupiah terpantau tergelincir ke rekor intraday terendah yang baru.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 17.410 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp17.510, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 17.507.

Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah menguat di sesi global sebelumnya; naik sebagai safe haven setelah AS menolak proposal gencatan senjata Iran dan melajunya kembali harga minyak.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini naik ke 98,12, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 97,90.

Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi pertama terpantau melemah 98,492 poin (1,43%) ke level 6.807,128, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed di tengah gencatan senjata perang Iran yang rapuh yang menaikkan lagi harga minyak mentah, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir dengan gain terbatas.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak naik, Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp17.510 – Rp17.240.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting