Rekomendasi Harga Perak 13 Mei 2026 : Dapat Terdukung Permintaan Safe Haven

147

(Vibiznews – Forex) Harga perak berakhir mixed pada hari Selasa, terpicu penguatan dolar AS diimbangi permintaan safe haven.

Harga perak spot berakhir naik 0,52% pada $86,55.

Harga perak berjangka AS kontrak Juli 2026 berakhir turun 0,42% pada $85,59.

Harga perak mendapat dukungan lanjutan dari reli harga tembaga pada hari Selasa ke level tertinggi 3,5 bulan.

Namun penguatan dolar AS juga menekan harga logam mulia seperti perak.

Selain itu, imbal hasil obligasi global yang lebih tinggi pada hari Selasa berdampak negatif bagi logam mulia.

Ditambah lagi, lonjakan harga minyak mentah sebesar +4% pada hari Selasa meningkatkan ekspektasi inflasi, yang berpotensi mendorong bank sentral dunia untuk memperketat kebijakan moneter, faktor negatif bagi logam mulia.

Namun penurunan perak dibatasi permintaan safe haven setelah AS dan Iran gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang, yang dapat menyebabkan ketegangan kembali di Timur Tengah.

Malam nanti akan dirilis data PPI dan Core PPI April AS yang diindikasikan meningkat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga perak dapat bergerak turun terbebani kenaikan dolar AS. Namun dapat juga bergerak naik terdukung permintaan safe haven seiring ketegangan AS-Iran. Juga jika malam nanti data PPI dan Core PPI April AS terealisir naik dan menguatkan dolar AS, akan menekan harga perak.

Harga perak spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $84,03-$81,50. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $88,14-$89,72.

Harga perak berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $83,51-$81,42. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $87,84-$90,08.