Rekomendasi Harga Minyak 13 Mei 2026 : Waspadai Profit Taking; Dapat Naik Seiring Berlanjutnya Ketegangan AS-Iran

246

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah ditutup melonjak pada hari Selasa, setelah Presiden AS Donald Trump meragukan gencatan senjata dengan Iran, yang dapat menyebabkan peningkatan ketegangan yang membuat Selat Hormuz tetap tertutup.

Harga minyak mentah berjangka AS ditutup melonjak 4,19% pada $102,18 per barel.

Harga minyak mentah berjangka Brent ditutup melonjak 3,42% pada $107,7 per barel.

Harga minyak mentah terus naik setelah AS dan Iran gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik selama 10 minggu. Presiden Trump mengatakan bahwa gencatan senjata saat ini berada dalam “kondisi kritis.”

Malam nanti akan dirilis data pasokan minyak mentah mingguan AS yang diindikasikan negatif.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga minyak dapat bergerak naik dengan masih berlangsungnya ketegangan AS-Iran yang membuat Selat Hormuz tertutup yang dapat menggangu distribusi pasokan minyak. Namun juga perlu dicermati upaya profit taking, setelah harga minyak terus melonjak. Harga minyak berjangka WTI AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $99,21-$96,25. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $103,93-$105,69.