Forex USDJPY 18 Mei 2026: Pelemahan Yen Masuki Hari Keenam Berturut

59
yen usdjpy

(Vibiznews-Forex) – Posisi yen Jepang dalam pair USDJPY memperpanjang pelemahan untuk sesi keenam berturut-turut  pada akhir perdagangan forex sesi Asia hari Senin (18/5/2026) oleh semakin kuatnya proyeksi kenaikan suku bunga Federal Reserve di tahun 2026.

Yen melemah karena dolar AS terus menguat di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve mungkin perlu menaikkan suku bunga tahun ini untuk menahan inflasi.

Inflasi AS meningkat karena guncangan harga energi yang berasal dari konflik Timur Tengah, dengan AS dan Iran masih gagal mencapai kesepakatan damai atau membuat kemajuan menuju pembukaan kembali Selat Hormuz.

Yen juga semakin mendekati ambang batas kunci 160 per dolar yang sebelumnya memicu intervensi oleh otoritas Tokyo pada akhir April untuk mendukung mata uang tersebut.

Para pelaku pasar tetap waspada terhadap kemungkinan intervensi lain, terutama setelah beberapa pejabat Jepang menyatakan tidak ada batasan seberapa sering otoritas dapat turun tangan ke pasar valuta asing.

Menambah fokus, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan dukungan untuk upaya Jepang baru-baru ini untuk menstabilkan yen.

Secara teknikal pair USDJPY naik menyentuh posisi resisten kuat hariannya  dan menurut  analyst Vibiz Research Center  pair akan lanjut rally.  

Pair kini berada di posisi 159,00 dan sedang naik  ke posisi  159.15, jika tembus mendaki  ke kisaran resisten lemahnya di posisi R2. 

Namun jika pair tidak  menembus 159.20, berpotensi berbalik turun  menuju posisi terendah 158,51, jika tembus meluncur ke 158,30 sebelum ke support lemahnya di S2.

R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
159.61 159.22 159.00 158.61 158.40 158.01 157.79