IHSG Senin Pagi Tergelincir 2,4% ke Level 6.556; Terendah 13 Bulannya, Regional Mixed Melemah

130
IHSG
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin pagi ini (18/5), terpantau tergelincir tajam 164,340 poin (2,44%) ke level 6.558,980 setelah dibuka turun ke level 6.628.976.

IHSG bergerak merosot bearish ke sekitar 13 bulan terendahnya setelah long weekend, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka mixed bias melemah di tengah ancaman baru AS kepada Iran untuk bertindak cepat yang menaikkan kembali tensi geopolitik dan harga minyak bumi, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dalam koreksi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini tertekan dengan melemah 0,18% atau 31 poin ke level Rp 17.491, dengan dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah rally 5 hari di sesi global sebelumnya; sekitar 6 minggu tertingginya oleh estimasi pasar bahwa the Fed akan menaikkan suku bunganya karena bertambahnya tekanan inflasi AS.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.460, serta terpantau mendekati area level rekor terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 94,344 poin (1,40%) ke level 6.628.976. Sedangkan indeks LQ45 turun 9,370 poin (1,42%) ke level 648,510. Pagi ini IHSG tergelincir 164,340 poin (2,44%) ke level 6.558,980. Sementara LQ45 terlihat turun 2,40% atau 15,760 poin ke level 642,120.

Tercatat saat ini sebanyak 99 saham naik, 538saham turun dan 99 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street ditutup pada akhir pekan dalam koreksi di antara turunnya saham teknologi dan pandangan investor kurangnya terobosan dalam pertemuan Presiden Trump dan Xi. Dow Jones berakhir turun 1,07%, S&P 500 melemah 1,24%, serta Nasdaq merosot 1,54%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau mixed melemah, di antaranya Nikkei yang turun 1,16%, dan Hang Seng yang merosot 1,30%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini cenderung bearish pada 13 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias melemah di tengah ancaman baru AS kepada Iran yang menaikkan harga minyak bumi, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dalam koreksi.

Berikutnya IHSG kemungkinan bertahan di zona negatif, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.207 dan 7.578. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,428 dan bila tembus ke level 6,373.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group