Rupiah Selasa Siang Merosot ke Level Rekor Rp17.720/USD; Intraday Terendah Kembali

82
dolar AS
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa siang ini (19/5), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau kembali merosot, menambah loss dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia menanjak setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS siang ini merosot 0,41% atau 72 poin ke level Rp 17.720 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.648. Rupiah terpantau kembali membukukan rekor intraday terendahnya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 17.661 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp17.720, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 17.720.

Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya; di bawah dari 6 minggu tertingginya sesudah terkoreksi dari rally oleh kemungkinan deal negosiasi perang.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini naik ke 99,13, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 98,95.

Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi pertama terpantau merosot 202,972 poin (3,08%) ke level 6.396,268, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias menguat di tengah berita penundaan serangan AS kepada Iran yang agak menurunkan harga minyak bumi, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dalam bias koreksi.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak naik, Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp17.720 – Rp17.458.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting