IHSG Kamis Ditutup Merosot 1,7% ke Level 5.840; Mengurangi Loss, Bursa Asia Ditekan Tensi Perang

94
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Kamis sore ini (4/6), terpantau merosot 101,281 poin (1,70%) ke level 5.839,785 setelah dibuka turun ke level 5.919.565.

IHSG bergerak bearish di sekitar 5 tahun lebih terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias melemah di tengah tensi geopolitik AS-Iran yang memanas lagi dan menaikkan harga minyak, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dengan ketiga indeks acuannya terkoreksi dari rekor.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini anjlok 0,43% atau 77 poin ke level Rp 18.020, dengan dollar AS di pasar uang Eropa terkoreksi setelah menguat 3 hari di sesi global sebelumnya; tertahan dari posisi 2 bulan tertingginya di antara tensi perang yang memanas dan sempat mengangkat dollar sebagai safe haven.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.943, serta terpantau lanjut mencatat rekor penutupan terendah yang baru lagi, bearish terus di minggu yang kesepuluh.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 21,501 poin (0,36%) ke level 5.919.565. Sedangkan indeks LQ45 turun 1,000 poin (0,17%) ke level 586,550. Siang ini IHSG merosot 206,810 poin (3,48%) ke level 5.734,256. Sementara LQ45 terlihat turun 2,97% atau 17,470 poin ke level 570,080.

IHSG kemudian mengurangi sebagian loss dan ditutup merosot 101,281 poin (1,70%) ke level 5.839,785. Sementara LQ45 terlihat turun 2,97% atau 17,470 poin ke level 570,080. Tercatat saat ini sebanyak 106 saham naik, 623 saham turun dan 85 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau melemah, di antaranya Nikkei yang turun 1,36%, dan Hang Seng yang merosot 1,48%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini lanjut bearish di sekitar 5 tahun lebih terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias melemah di tengah tensi geopolitik AS-Iran yang memanas lagi, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dengan terkoreksi dari rekor.

Berikutnya IHSG kemungkinan berupaya bangkit sementara dari oversold dalamnya, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.287 dan 6.459. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,644 dan bila tembus ke level 5,563.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group