(Vibiznews – Index) – Bursa saham Jepang alami pelemahan cukup signifikan dengan indeks utama turun dibawah kisaran 68000 pada perdagangan hari Kamis (4/6/2026) akibat aksi jual global saham teknologi dan terkait AI.
Indeks harian Nikkei retreat dari rekor tertinggi mengikuti penurunan pada kontrak berjangka AS setelah prospek yang lemah dari produsen chip AS Broadcom meredam sentimen di seluruh sektor.
Sementara itu, ketegangan yang kembali meningkat antara AS dan Iran mengurangi harapan akan kesepakatan perdamaian dan mendorong harga energi lebih tinggi, sehingga kekhawatiran inflasi dan suku bunga tetap menjadi perhatian utama.
Indeks harian Nikkei turun 1,36% dan ditutup pada 67.470, demikian untuk indeks Topix turun 1,11% menjadi 3.952.
Demikian untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Juni 2026 turun 1,34% pada posisi 67640.
Saham-saham besar yang menekan Nikkei seperti SoftBank Group anjlok 11,3%, Kioxia Holdings (-1,5%), Fujikura (-3,9%), Murata Manufacturing (-5%), Taiyo Yuden (-3,9%), dan Furukawa Electric (-3,8%).








