Rekomendasi Forex EUR/USD 4 Juni 2026 : Dapat Naik Jika Harga Minyak Turun; Tertekan Pelemahan Data Ekonomi

73

(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro berakhir turun hari Rabu, terbebani penguatan dolar AS.

Pasangan mata uang EUR/USD berakhir turun 0,29% pada 1.1598.

Euro turun akibat penguatan dolar AS.

Selain itu, lonjakan harga minyak mentah lebih dari +2% pada hari Rabu ke level tertinggi dalam 1,5 minggu berdampak negatif bagi perekonomian Zona Euro dan euro, karena Eropa mengimpor sebagian besar energinya.

Namun pelemahan Euro dibatasi setelah data harga produsen Zona Euro pada bulan April mencatatkan laju peningkatan tercepat dalam lebih dari tiga tahun, dan PMI komposit S&P Zona Euro pada bulan Mei direvisi naik.

PPI Zona Euro April naik +4,9% y/y, sesuai ekspektasi dan laju peningkatan tercepat dalam lebih dari 3 tahun.

PMI komposit S&P Zona Euro pada bulan Mei direvisi naik sebesar +1,0 menjadi 48,5 dari yang dilaporkan sebelumnya sebesar 47,5.

Pasar memperhitungkan peluang +98% untuk kenaikan suku bunga +25 bp oleh ECB pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 11 Juni.

Sore nanti akan dirilis data S&P Global Construction PMI Mei Jerman, Italia, Perancis, Zona Euro, yang diindikasikan menurun.

Juga akan dirilis data Retail Sales April Zona Euro yang diindikasikan menurun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro dapat bergerak naik jika harga minyak berbalik turun. Namun jika data ekonomi Zona Euro terealisir turun, akan menekan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1584-1.1571. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1622-1.1647.