Nikkei Awal Pekan Terpuruk 3% Lebih, Saham Semikonduktor Jepang Berguguran Tertekan Sentimen Geopolitik

95
nikkei

(Vibiznews – Index) – Pasar saham Jepang mengalami aksi jual hebat pada perdagangan hari Senin (8/6/2026) dengan penutupan indeks utama melemah masuki hari ketiga berturut. .

Indeks harian Nikkei 225 ditutup anjlok  3% ke posisi terendah dalam sepekan lebih, yang dipicu oleh kombinasi sentimen negatif dari rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS) serta memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah.

Selain itu investor juga tetap berhati-hati di tengah gencatan senjata yang rapuh antara AS dan Iran dan laporan tentang negosiasi yang terhenti, meskipun Presiden Donald Trump meyakinkan bahwa diskusi berada pada tahap akhir.

Dari laporan ekonomi, data menunjukkan upah riil Jepang naik untuk bulan keempat berturut-turut, memperkuat ekspektasi bahwa Bank Sentral Jepang dapat menaikkan suku bunga akhir bulan ini.

Indeks harian Nikkei anjlok signifikan sebesar 3,85% dan ditutup pada 64.024, demikian untuk indeks Topix turun 2,45% dan berakhir di level 3.852.

Demikian untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Juni 2026 turun 4,27% pada posisi 63820.

Secara sektoral,  saham produsen chip dan korporasi teknologi raksasa memimpin jalur pelemahan. Saham Murata Manufacturing mencatat kejatuhan terdalam sebesar -10,2%, diikuti oleh Kioxia Holdings yang ambles -8%.

Tidak ketinggalan, raksasa investasi SoftBank Group merosot -6,1%, sementara emiten komponen chip kawakan seperti Tokyo Electron dan Advantest masing-masing terpangkas -7,5% dan -5,7%.