(Vibiznews – Index) Bursa saham Hong Kong ditutup melemah untuk hari kedua secara beruntun pada perdagangan hari ini, Jumat, 14 Agustus 2026. Indeks Hang Seng mengakhiri sesinya dengan koreksi sebesar 1,10 persen atau turun 279,66 poin ke level 25.116,85. Penurunan hari ini memperpanjang tren koreksi indeks setelah pada hari Kamis kemarin juga ditutup melemah akibat aksi jual pada saham-saham raksasa teknologi.
Sepanjang pergerakan sesi hari ini, indeks Hang Seng terpantau dibuka melemah pada posisi 25.219,15 dan bergerak fluktuatif sepanjang sesi dalam rentang harian antara level terendah 25.089,14 hingga level tertinggi 25.311,86. Pergerakan yang tertekan ini membawa indeks ditutup di bawah level penutupan hari sebelumnya yang berada di posisi 25.396,51.
Aksi jual hari ini sangat dipengaruhi oleh penurunan di sektor teknologi dan properti. Saham e-commerce raksasa JD.com anjlok lebih dari 6 persen akibat respons negatif investor terhadap rilis laporan keuangan terbarunya, langkah korektif ini menyeret Indeks Hang Seng Tech melemah 0,6 persen ke level 4.763. Sementara itu, sektor properti dan finansial juga mengalami tekanan likuiditas parsial menjelang IPO robotika Unitree di Shanghai, dengan saham CK Asset Holdings turun hampir 5 persen, disusul CK Hutchison Holdings yang melemah 2 persen.
Di tengah tekanan luas pada sektor teknologi dan properti, sektor semikonduktor justru menjadi sedikit penyelamat dari koreksi yang lebih dalam. Saham SMIC atau Semiconductor Manufacturing International Corporation melonjak lebih dari 4 persen, melawan arus pelemahan pasar berkat sentimen positif industri cip global.
Pasar tampak bergerak hati-hati sepanjang perdagangan hari ini, dengan sebagian besar saham konstituen berada di zona merah, mencerminkan sikap wait and see para pelaku pasar terhadap perkembangan ekonomi regional di Hong Kong dan China daratan, sehingga indeks Hang Seng gagal mempertahankan momentum positif dan kembali mengakhiri perdagangan di teritori negatif.








