Hang Seng Anjlok ke Terendah Sejak Juli 2025, Kerugian Masuki Hari Ketujuh Berturut

63
hong kong hang seng

(Vibiznews – Indeks) – Bursa Hong Kong memperpanjang kerugian untuk sesi ketujuh berturut-turut  pada perdagangan hari Kamis (11/6/2026) karena aksi jual kembali saham teknologi dan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah terus membebani sentimen investor.

Indeks harian Hang Seng ditutup anjlok ke posisi terendahnya sejak Juli 2025 oleh kehati-hatian investor terhadap risiko geopolitik setelah AS melancarkan serangan baru terhadap beberapa target di Iran untuk hari kedua berturut-turut.

Presiden Donald Trump menuduh Teheran menunda negosiasi perjanjian perdamaian sementara, sementara Iran menanggapi dengan mengumumkan penghentian lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz.

Saham teknologi memimpin penurunan, mencerminkan aksi jual global yang lebih luas di sektor tersebut.

Kekhawatiran pasar semakin diperkuat oleh laporan yang menyoroti kelemahan yang terus-menerus pada saham-saham teknologi utama Tiongkok.

Indeks Hang Seng ditutup turun 159 poin, atau 0,7%, dan ditutup pada 24.249, demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) turun 1,22% menjadi 8.217,08.

Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Juni 2026 bergerak negatif dengan  berakhir  turun 0,46% menjadi 24163.

Saham-saham yang mengalami penurunan terbesar dan bebani Hang Seng adalah Tencent (-1,8%), Lenovo (-0,5%), HKEX (-2,4%), Xiaomi (-1,8%), dan Meituan (-1,1%).