Forex AUDUSD 19 Juni 2026: Dibebani oleh Pudarnya Spekulasi Kenaikan RBA Rate

76

(Vibiznews-Forex) –  Tekanan pada Aussie dolar dalam pair AUDUSD berbalik dan bergerak konsolidasi diatas posisi pelemahan sebelumnya pada perdagangan sesi Eropa hari Jumat (19/06/2026) di tengah kuatnya dolar AS.

Dolar Australia yang sempat turun ke kisaran $0,6900 di kisaran  terendah sepuluh minggu akibat memudarnya spekulasi kenaikan suku bunga RBA tambahan.

Pasar semakin mencurigai Reserve Bank of Australia telah menyelesaikan pengetatan setelah mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah minggu ini, dengan kemungkinan kenaikan satu kali lagi tahun ini berkurang menjadi sekitar 50%.

Meskipun Gubernur Michele Bullock menyatakan bahwa pengetatan lebih lanjut masih mungkin dilakukan jika inflasi terus berlanjut, pasar memperkirakan bahwa dibutuhkan angka inflasi kuartal kedua yang jauh lebih tinggi untuk memicu langkah selanjutnya.

Sementara itu, indeks dolar AS naik ke level tertinggi satu tahun setelah kebijakan hawkish Fed Reserve mendorong para pedagang untuk meningkatkan spekulasi kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Hampir setengah dari pembuat kebijakan memproyeksikan setidaknya satu kenaikan tahun ini di tengah meningkatnya kekhawatiran inflasi.

Di tempat lain, kesepakatan sementara AS-Iran dan dimulainya kembali aliran energi melalui Selat Hormuz memberikan dukungan bagi AUD yang sensitif terhadap risiko.

Secara teknikal pair AUDUSD berada dalam konsolidasi ketat  dan menurut analis Vibiz Research Center bias negatif masih cukup kuat membebani.

Kini pair berada di 0.7010 yang tertekan turun kembali  ke  posisi  S1. Jika tembus akan menguji  posisi   0.6980, kemudian lanjut menuju posisi support kuat di S1.

Namun jika penurunan tidak dapat menyentuh posisi 0.7000, akan berusaha naik kembali menuju posisi pivot. Jika berhasil, target kenaikan berikutnya langsung menuju 0.7033 sebelum ke resisten lemahnya di R2.

R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
0,7084 0,7057 0,7033 0,7016 0,6994 0,6976 0,6851