Rekomendasi Harga Perak 25 Juni 2026 : Terbebani Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Fed

98

(Vibiznews – Commodity) Harga perak mencatatkan level terendah dalam 6,5 bulan dan berakhir anjlok pada hari Rabu, tertekan penguatan dolar AS.

Harga perak spot berakhir merosot 6,7% pada $57,45.

Harga perak berjangka AS kontrak Juli 2026 berakhir anjlok 6,42% pada $58,09.

Kenaikan indeks dolar pada hari Rabu ke level tertinggi dalam 13 bulan menekan harga perak.

Kerugian pada logam mulia meningkat pada hari Rabu ketika anggota Dewan Eksekutif ECB, Isabel Schnabel, mengatakan bahwa ia melihat perlunya kenaikan suku bunga ECB tambahan untuk menurunkan inflasi kembali ke 2%.

Logam mulia juga terbebani oleh dampak negatif dari Rabu lalu, ketika FOMC memberi sinyal kenaikan suku bunga tahun ini, yang memicu likuidasi posisi beli logam mulia.

Malam nanti akan dirilis data PCE Price Index Mei AS dan Core PCE Price Index Mei AS yang diindikasikan meningkat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga perak dapat bergerak turun terbebani ekspektasi kenaikan suku bunga Fed. Juga jika data PCE Price Index Mei AS terealisir naik dan menguatkan dolar AS, akan menekan harga perak.

Harga perak spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $54,63-$51,81. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $61,31-$65,17.

Harga perak berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $55,08-$52,07. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $61,77-$65,45.