IHSG Selasa Ditutup Menguat Signifikan 1,9% ke Level 5.986; Rally ke 1,5 Minggu Tertingginya

60
BEI
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Selasa sore ini (7/7), terpantau menguat signifikan 110,717 poin (1,88%) ke level 5.986,497 setelah dibuka naik ke level 5.933.574.

IHSG bergerak melanjutkan rally selama 4 hari ke level 1,5 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed melemah di tengah investor menanti arah pertemuan the Fed minggu ini, serta mencermati Wall Street yang semalam serempak dalam gain, di mana Dow Jones membukukan rekor baru.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,17% atau 30 poin ke level Rp 17.975, dengan dollar AS di pasar uang Eropa merangkak naik setelah di rentang terbatas, tertahan dekat 2 minggu terendahnya di antara berkurangnya estimasi kenaikan suku bunga the Fed dalam waktu dekat.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.985, serta terpantau terkoreksi di hari kedua ke sekitar 3,5 minggu terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 17,504 poin (0,30%) ke level 5.933.574. Sedangkan indeks LQ45 naik 1,300 poin (0,22%) ke level 583,080. Siang ini menguat 66,427 poin (1,13%) ke level 5.942,207. Sementara LQ45 terlihat naik 1,02% atau 5,960 poin ke level 587,740.

IHSG kemudian terus melaju dan ditutup menguat tajam 110,717 poin (1,88%) ke level 5.986,497. Sementara LQ45 terlihat naik 2,08% atau 12,090 poin ke level 593,870. Tercatat saat ini sebanyak 430 saham naik, 212 saham turun dan 141 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau bias melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 2,12%, dan Hang Seng yang turun 0,51%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini d rally 4 hari ke 1,5 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed melemah di tengah investor menanti pertemuan the Fed, serta mencermati Wall Street yang berakhir dalam gain.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan sempat ditahan profit taking pendek, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.171 dan 6.377. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,317 dan bila tembus ke level 5,073.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group