Rekomendasi Forex Dolar AS 7 Juli 2026 : Masih Tertekan Pelemahan NFP; Cermati Data Ekonomi dan Tenaga Kerja

82

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS berakhir turun tipis pada hari Senin, menghapus kenaikan awal masih terbawa dampak negatif dari data Non Farm Payrolls AS bulan Juni yang lebih lemah dari perkiraan pada Jumat lalu, yang mengurangi peluang The Fed untuk memperketat kebijakan moneter.

Indeks dolar AS ditutup turun 0,01% pada 100,63.

Dolar AS awalnya bergerak lebih tinggi pada hari Senin setelah data indeks jasa ISM Juni yang sesuai perkiraan.

Indeks jasa ISM Juni AS turun -0,5 menjadi 54,0, tepat sesuai ekspektasi. Sub-indeks harga jasa ISM Juni turun menjadi 67,7 dari 71,3 pada bulan Mei, lebih kuat dari perkiraan 67,5.

Dolar AS juga mendapat dukungan di tengah pelemahan yen setelah otoritas Jepang gagal melakukan intervensi di pasar valuta asing untuk mendukung yen sementara pasar AS tutup pada Jumat lalu karena hari libur, waktu utama sebelumnya untuk intervensi Jepang.

Pasar swap memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar +25 basis poin pada pertemuan FOMC berikutnya pada 28-29 Juli sebesar 25%.

Malam nanti akan dirilis data ADP Employment Change Weekly AS dan Neraca Perdagangan Mei AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak turun terpengaruh pelemahan data Non Farm Payrolls AS Juni yang mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Fed. Juga jika malam nanti data ADP Employment Change Weekly AS dan Neraca Perdagangan Mei AS terealisir turun, akan menekan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 100,54-100,42. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 100,84-101,20.