(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro berakhir naik pada hari Rabu, terdukung pernyataan hawkish pejabat ECB.
Pasangan mata uang EUR/USD berakhir naik 0,03% pada 1.1416.
Euro pulih dari kerugian awal pada hari Rabu dan berbalik naik setelah anggota Dewan Gubernur ECB Joachim Nagel memperingatkan bahwa ia tidak dapat mengesampingkan kemungkinan kenaikan suku bunga lagi oleh ECB.
Euro awalnya bergerak lebih rendah pada hari Rabu setelah harga minyak mentah melonjak lebih dari +4%, yang bersifat bearish bagi ekonomi Zona Euro dan euro, karena Eropa mengimpor sebagian besar energinya.
Pasar memperkirakan peluang +21% untuk kenaikan suku bunga +25 basis poin oleh ECB pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 23 Juli.
Siang nanti akan dirilis data Neraca Perdagangan Mei Jerman yang diindikasikan meningkat.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya di awal pekan, mata uang Euro dapat bergerak turun jika dolar AS naik dan harga minyak meningkat terpicu ketegangan AS-Iran yang berlanjut. Namun jika data Neraca Perdagangan Mei Jerma terealisir naik, akan menguatkan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1394-1.1372. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1435-1.1454.








