(Vibiznews – Index) Indeks Hang Seng bergerak turun pada hari Senin, setelah harga minyak naik dan saham berjangka AS merosot menyusul serangan baru AS terhadap Iran, sementara ketidakpastian seputar status Selat Hormuz membuat pasar tetap waspada.
Indeks Hang Seng turun 0,11%, atau 27 poin, menjadi 24.148.
Namun kenaikan saham teknologi dan properti membatasi penurunan, mengimbangi kekhawatiran geopolitik yang kembali muncul.
Di Hong Kong, saham properti mendapat dukungan karena pengembang besar, termasuk Sun Hung Kai Properties dan Wheelock Properties, mempersiapkan peluncuran perumahan baru bulan ini meskipun ekspektasi kenaikan harga rumah lebih moderat.
Selain itu, raksasa fesyen cepat Shein berhasil melewati rintangan regulasi utama untuk IPO Hong Kong yang direncanakannya setelah menerima persetujuan dari regulator sekuritas China, meningkatkan ekspektasi untuk salah satu pencatatan saham terbesar di kota itu dalam beberapa tahun terakhir.
Saham yang mengalami kenaikan signifikan termasuk Sun Hung Kai Properties (1,1%), Tencent (0,7%), Knowledge Atlas (4,9%), Techtronic Industries Co. (0,7%), dan Lenovo (0,9%).
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, Indeks Hang Seng dapat turun tertekan ketegangan AS-Iran dapat memicu ekpektasi kenaikan suku bunga yang dapat mendorong The Fed menaikkan suku bunga.








