Rekomendasi Forex EUR/USD 13 Juli 2026 : Tertekan Penguatan Dolar AS

78

(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro berakhir turun pada akhir pekan hari Jumat, tertekan penguatan dolar AS.

Pasangan mata uang EUR/USD berakhir turun 0,14% pada 1.1414.

Euro berada di bawah tekanan pada hari Jumat akibat penguatan dolar.

Selain itu, laporan produksi industri Italia bulan Mei yang lebih lemah dari perkiraan pada hari Jumat berdampak negatif terhadap euro.

Produksi industri Italia bulan Mei turun -0,3% m/m, lebih lemah dari perkiraan -0,2% m/m dan merupakan penurunan terbesar dalam 4 bulan.

Penurunan harga minyak mentah pada hari Jumat membatasi kerugian euro, yang positif bagi perekonomian Zona Euro dan euro karena Eropa mengimpor sebagian besar energinya.

Pasar memperhitungkan peluang +12% untuk kenaikan suku bunga +25 bp oleh ECB pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 23 Juli.

Namun ketegangan Amerika Serikat-Iran kembali berlangsung di akhir pekan ini. AS dan Iran saling melancarkan serangan udara rudal dan drone pada hari Minggu, sementara Iran menargetkan fasilitas AS di beberapa negara Teluk sambil menyatakan jalur air penting Selat Hormuz ditutup untuk lalu lintas.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro dapat bergerak turun terbebani penguatan dolar AS seiring ketegangan AS-Iran yang meningkat. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1397-1.1380. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1446-1.1478.