Rekomendasi Forex Dolar AS 14 Juli 2026 : Terdukung Permintaan Safe Haven; Waspadai Penurunan Inflasi

57

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS berakhir naik pada hari Senin, terdukung permintaan safe haven dengan meningkatnya lagi ketegangan AS-Iran.

Indeks dolar AS berakhir naik 0,32% pada 101,27.

Dolar AS mendapat dukungan permintaan safe haven akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah setelah AS dan Iran saling melancarkan serangan pada akhir pekan.

Selain itu, pelemahan pasar saham pada hari Senin meningkatkan permintaan likuiditas untuk dolar.

Ditambah lagi, lonjakan harga minyak mentah sebesar +9% pada hari Senin meningkatkan ekspektasi inflasi dan dapat mendorong The Fed untuk memperketat kebijakan moneter, faktor pendukung bagi dolar.

Dolar AS menambah penguatannya hari ini setelah Presiden Trump mengatakan AS akan memberlakukan kembali blokade Iran dan menghentikan kapal-kapal Iran menggunakan Selat Hormuz.

Pada akhir pekan, AS melancarkan serangan rudal baru terhadap Iran, menargetkan sistem pertahanan udara Iran, situs radar pantai, dan kemampuan rudal dan drone. Iran melancarkan serangan balasan rudal dan drone ke target di Yordania, Bahrain, Kuwait, dan Qatar. Iran juga menyerang dua kapal yang mencoba melintasi Selat Hormuz.

Komentar agresif Gubernur Fed Christopher Waller pada hari Senin memberikan dorongan pada dolar ketika ia mengatakan, “Jika kita mendapatkan angka inflasi inti yang tinggi lagi minggu ini, maka FOMC perlu mempertimbangkan pengetatan kebijakan moneter dalam waktu dekat.”

Pasar swap memperkirakan peluang kenaikan suku bunga +25 bp sebesar 43% pada pertemuan FOMC berikutnya pada tanggal 28-29 Juli.

Malam nanti akan dirilis data Inflasi dan Inflasi Inti Juni AS. Inflasi Juni AS diindikasikan menurun. Inflasi Inti Juni AS diindikasikan tidak berubah.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak naik dengan masih meningkatnya ketegangan AS-Iran yang dapat meningkatkan permintaan safe haven dolar AS. Namun jika data Inflasi Juni AS terealisir turun, akan menekan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 101,46-101,66. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 100,93-100,60.