(Vibiznews – Commodity) Harga perak antam naik pada hari ini Senin, 20 Juli 2026, setelah harga perak dunia menguat.
Harga perak antam hari ini Senin 20 Juli 2026, naik Rp400 menjadi Rp38.300/gram.
Sebelumnya, harga perak berada pada Rp37.900/gram.
Harga perak bergerak naik pada hari Senin di sesi perdagangan Asia, tetapi tetap mendekati level terendahnya dalam delapan bulan karena meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran mendorong harga minyak lebih tinggi, memicu kekhawatiran tentang inflasi dan prospek kenaikan suku bunga.
Harga perak spot bergerak naik 2,14% pada $57,10.
Harga perak berjangka AS kontrak September 2026 bergerak naik 2,02% pada $57,47.
Militer AS mengatakan telah melakukan serangan udara baru terhadap Iran pada hari Minggu setelah kematian anggota militer Amerika, sementara Iran menyatakan bahwa gencatan senjata dengan AS telah runtuh dan mengatakan telah mencegat empat kapal yang melintasi Selat Hormuz selama akhir pekan.
Harga minyak kini telah melonjak sekitar 30% dari titik terendah Juli, meningkatkan risiko bahwa bank sentral dapat memperketat kebijakan moneter untuk menahan inflasi.
Sementara itu, Presiden Federal Reserve Cleveland, Beth Hammack, pada hari Jumat bergabung dengan sejumlah pejabat Fed yang semakin banyak memperingatkan tentang inflasi yang terus berlanjut.
Pasar sekarang memperkirakan sekitar 53% kemungkinan kenaikan suku bunga Fed pada bulan September, naik dari 47% sehari sebelumnya.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga perak dapat bergerak naik terpicu aksi bargain hunting mengabaikan kekhawatiran kenaikan harga minyak yang dapat memicu ekspektasi kenaikan inflasi dan menaikkan suku bunga Fed.
Harga perak spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $57,7-$58,46. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $55,98-$54,86.
Harga perak berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $58,13-$58,78. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $56,29-$55,10.








