(Vibiznews – Commodity) Harga emas berakhir naik pada akhir pekan hari Jumat terbantu pelemahan dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS.
Harga emas spot ditutup naik 1,03% pada $4.017,26 per ons.
Harga emas berjangka AS kontrak Agustus 2026 ditutup naik 0,67% pada $4.018,8 per ons.
Lihat video : Harga Beli Emas Antam Hari ini Senin 20 Juli 2026 Turun Rp4.000; Harga Buyback Turun Rp8.000
Penurunan dolar AS pada hari Jumat, memicu aksi beli kembali (short covering) pada logam mulia.
Selain itu, penurunan imbal hasil obligasi global pada hari Jumat juga mendukung harga logam mulia.
Logam mulia awalnya bergerak turun pada hari Jumat, dengan emas mencatatkan level terendah dalam 2,5 minggu tertekan lonjakan harga minyak mentah sebesar +4% pada hari Jumat meningkatkan ekspektasi inflasi dan dapat mendorong bank sentral dunia untuk memperketat kebijakan moneter.
Selain itu, komentar agresif dari Presiden Federal Reserve Cleveland, Beth Hammack, pada hari Jumat berdampak negatif terhadap logam mulia ketika ia mengatakan bahwa inflasi yang terus tinggi adalah kekhawatiran terbesarnya saat ini.
Ketegangan AS-Iran kembali meningkat di akhir pekan. Pasukan Amerika pada hari Minggu melakukan serangan malam kedelapan berturut-turut terhadap Iran sebagai balasan atas serangan Iran dan untuk mencoba menjamin jalur aman di Selat Hormuz.
“Pasukan CENTCOM berhasil menyerang fasilitas pengawasan pantai dan pertahanan udara militer Iran, kemampuan maritim, dan lokasi penyimpanan rudal dan pesawat tak berawak untuk terus melemahkan kemampuan militer Iran,” katanya dalam sebuah unggahan di X.
“Militer Amerika juga menargetkan pasukan Korps Garda Revolusi Islam yang melancarkan serangan terhadap anggota militer AS di Yordania pada 17 Juli,” tambahnya.
Meningkatnya harga minyak dapat kembali memicu ekspektasi kenaikan inflasi yang dapat mendorong The Fed menaikkan suku bunga dan menekan harga emas.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak turun terpicu kenaikan harga minyak yang dapat memicu ekspektasi kenaikan inflasi dan menaikkan suku bunga Fed. Kenaikan dolar AS akibat peningkatan ketegangan militer di Timur Tengah, juga menekan harga emas.
Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $3.977-$3.936. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.041-$4.064.
Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $3.978-$3.938. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.044-$4.070.








