(Vibiznews-Index) – Untuk rekomendasi harian Kospi hari ini, lebih dulu melihat perdagangan sebelumnya yang kembali anjlok parah, ditutup turun sebesar 4,46% atau 304,33 poin dan berakhir pada level 6.516,27. Sepanjang sesi kemarin, indeks sempat menyentuh level tertinggi harian di 6.814,86 dan terendah di 6.472,80.
Pelemahan tajam tersebut juga diikuti oleh indeks Kospi 200 berjangka bulan ini, tertekan oleh aksi jual berkelanjutan (sell-off) dari para investor yang merespons memburuknya sentimen “gelembung AI” dan memanasnya geopolitik.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa Wall Street semalam berakhir bervariasi (mixed) dengan indikasi munculnya aksi beli selektif (bargain hunting) pada saham-saham sektor teknologi yang sudah terdiskon tajam. Hal ini diharapkan dapat memberikan sedikit ruang bernapas bagi saham-saham teknologi raksasa domestik Korea Selatan setelah mengalami koreksi parah dalam beberapa hari terakhir.
Sementara itu, harga minyak mentah dunia masih bertahan di level tinggi, dibayangi oleh eskalasi geopolitik militer dan potensi terganggunya rantai pasokan energi krusial di Selat Hormuz akibat ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.
Secara teknikal menurut analis Vibiz Research Center, pergerakan indeks Kospi berjangka hari ini berpotensi mengalami rebound teknikal terbatas mengingat posisi indeks yang sudah sangat oversold. Berdasarkan proyeksi pergerakan (Pivot Point) dari data High, Low, dan Close sebelumnya, berikut adalah rincian level Support (S) dan Resistance (R):
| Kategori | Level | Kategori | Level |
| R3 | 7.071,88 | S1 | 6.387,76 |
| R2 | 6.943,37 | S2 | 6.259,25 |
| R1 | 6.729,82 | S3 | 6.045,70 |
| Pivot | 6.601,31 |
| Buy Avg | 6.665,57 | Sell Avg | 6.494,54 |
Indeks diperkirakan akan bergerak mencoba mencari pijakan di tengah kejatuhan beruntun sektor semikonduktor. Pada awal sesi, jika keraguan masih mendominasi pasar, indeks dapat bergerak menguji area Sell Avg di 6.494,54. Jika tekanan jual terus berlanjut dan menembus level tersebut, pergerakan akan meluncur menuju S1 di 6.387,76 hingga berpotensi merosot lebih jauh menguji S2 di 6.259,25.
Namun, jika pasar memandang indeks sudah terlalu oversold (jenuh jual) dan mulai melakukan akumulasi beli (technical rebound), indeks akan mencoba mendaki menuju leel Pivot di 6.601,31.
Jika momentum beli berlanjut dan mampu melewati area Buy Avg di 6.665,57, pergerakan akan menguji R1 di 6.729,82 hingga R2 di 6.943,37.








