Bursa Wall Street Senin Ditutup Mixed; Penurunan Harga Minyak Mengimbangi Penurunan Saham Semikonduktor

88
New York Stock Exchange - Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Index) – Bursa Saham Wallstreet pada penutupan pasar hari ini ditutup bervariasi (mixed). Meredanya harga minyak dan antisipasi terhadap laporan pendapatan emiten teknologi raksasa berhasil mengimbangi penurunan tajam pada saham-saham semikonduktor.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik +0,51% atau 262,83 poin ke level 52.210,08, Indeks S&P 500 ditutup naik tipis +0,02% atau 1,20 poin ke level 7.413,18, dan Indeks Nasdaq Composite ditutup turun -0,18% atau 43,74 poin ke level 24.932,08.
Koreksi harga energi menjadi salah satu faktor makro yang menopang sentimen pasar. Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman September anjlok lebih dari 6% hingga ditutup pada $85,87 per barel. Penurunan ini meredakan premi risiko geopolitik seketika setelah adanya jeda pada ketegangan permusuhan antara AS dan Iran. Ke depan, fokus para investor juga beralih untuk mencermati keputusan suku bunga dari Federal Reserve serta rentetan rilis laporan pendapatan kuartalan utama.

Saham-saham yang menggerakkan bursa hari ini mencatatkan pergeseran penting pada posisi kapitalisasi pasar. Apple (AAPL) ditutup menguat +1,17% ke harga $336,91, secara resmi menyalip Nvidia (NVDA) untuk kembali menjadi perusahaan publik terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar.

Sebaliknya, sektor semikonduktor menjadi beban yang menarik pasar ke bawah. Saham Nvidia (NVDA) ditutup merosot sekitar -5% menyusul adanya laporan terkait pembicaraan mengenai sokongan pusat data skala besar (massive data-center backstop).

Anjloknya saham pembuat cip raksasa ini menjadi faktor utama yang menarik indeks Nasdaq yang padat teknologi masuk ke zona negatif.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pergerakan bursa Wall-Street selanjutnya akan sangat memperhatikan langkah kebijakan suku bunga dari Federal Reserve serta merespons dinamika dari rilis laporan pendapatan emiten-emiten teknologi berkapitalisasi besar.