(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (30/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau rebound tajam, melepaskan loss dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia naik setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS siang ini melompat 0,61% atau 110 poin ke level Rp 17.855 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.970. Rupiah terpantau bangkit tajam dari 2 bulan terendahnya ke mendekati seminggu tertingginya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 17.990 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp17.993, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp17.855.
Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia naik setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya, rally ke 9 minggu tertingginya di antara bertahan tingginya yields U.S. Treasury dan harga minyak yang volatile.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini naik ke 101,45, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 101,37.
Sementara itu, IHSG Rabu di akhir sesi pertama terpantau menguat 9,186 poin (0,15%) ke level 6.130,886, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias menguat di tengah menurunnya harga minyak mentah dunia dan yields obligasi AS yang masih tinggi, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir kembali terkoreksi secara terbatas.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Asia beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp17.908 – Rp17.682.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting







