(Vibiznews – Commodity) Harga emas ditutup naik pada hari Kamis setelah indeks dolar jatuh ke level terendah 6 minggu.
Harga emas spot ditutup naik 0,92% pada $4.103,48 per ons.
Harga emas berjangka AS kontrak Agustus 2026 ditutup naik 1,55% pada $4.160,6 per ons.
Lihat video : Harga Beli Emas Antam Hari ini Jumat 31 Juli 2026 Naik Rp7.000; Harga Buyback Naik Rp17.000
Logam mulia juga mendapat dukungan dari hari Rabu, ketika Fed menahan diri untuk tidak menaikkan suku bunga, dan BOE mempertahankan suku bunga tidak berubah.
Selain itu, peningkatan ketegangan di Timur Tengah meningkatkan permintaan safe-haven emas setelah Komando Pusat AS mengatakan bahwa pasukan Amerika melancarkan serangan udara terhadap puluhan target militer di Iran hari ini yang bertujuan untuk melemahkan kemampuan Iran untuk mengancam pasukan AS. Iran membalas dengan meluncurkan drone dan rudal ke Kuwait dan Yordania.
Di sisi bearish untuk logam mulia adalah reli tajam di pasar ekuitas pada hari Kamis, yang mengurangi permintaan safe-haven untuk logam mulia. Selain itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih tinggi pada hari Kamis berdampak negatif terhadap harga logam mulia.
Malam nanti akan dirilis data Michigan Consumer Sentiment Final Juli AS yang diindikasikan meningkat.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak turun jika dolar AS naik seiring ketegangan AS-Iran meningkatkan permintaan safe haven. Juga jika data Michigan Consumer Sentiment Final Juli AS yang terealisir meningkat dan menguatkan dolar AS, akan menekan harga emas.
Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.049-$3.995. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.138-$4.173.
Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.104-$4.047. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.199-$4.237.








