EUR/USD Akhir Pekan Berakhir Tidak Berubah Terpicu Kenaikan Data Inflasi dan Harga Minyak

59

(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro tidak berubah terhadap dolar AS pada akhir pekan hari Jumat, 31 Juli 2026, terpicu sentimen kenaikan inflasi Perancis dan kenaikan harga minyak mentah.

Pasangan mata uang EUR/USD tidak berubah pada 1.1529.

Euro mencatat kenaikan moderat pada hari Jumat setelah CPI Prancis Juli naik lebih dari yang diperkirakan, faktor hawkish untuk kebijakan ECB.

Indeks Harga Konsumen (CPI) Prancis pada Juli naik +0,6% m/m dan +2,1% y/y, lebih kuat dari ekspektasi +0,3% m/m dan +1,8% y/y.

Namun kenaikan euro dibatasi data ketenagakerjaan Jerman yang lebih lemah dari perkiraan.

Angka pengangguran Jerman pada Juli naik +6.000, menunjukkan pasar tenaga kerja yang lebih lemah dari ekspektasi +5.000. Tingkat pengangguran Juli secara tak terduga naik +0,1 menjadi 6,4%, lebih lemah dari ekspektasi tidak ada perubahan di 6,3%.

Selain itu, kenaikan harga minyak mentah +1% pada hari Jumat berdampak negatif bagi ekonomi Zona Euro dan euro karena Eropa mengimpor sebagian besar energinya.

Pasar memperhitungkan kemungkinan 90% kenaikan suku bunga ECB sebesar +25 basis poin pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 10 September.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, pergerakan mata uang Euro akan dipengaruhi pergerakan dolar AS, yang akan mencermati perkembangan ketegangan AS-Iran di akhir pekan. Jika ketegangan AS-Iran meningkat di akhir pekan, akan menguatkan dolar AS sebagai aset safe haven dan menekan Euro. Namun jika ketegangan AS-Iran mereda dengan harapan perundingan kesepakatan, akan dapat menekan dolar AS dan menguatkan Euro.