(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro berakhir naik terhadap dolar AS pada hari Selasa, terdukung pelemahan dolar AS.
Pasangan mata uang EUR/USD berakhir naik 0,21% pada 1.1532.
Euro ditutup menguat pada hari Selasa di tengah pelemahan dolar.
Demikian juga, penurunan harga minyak mentah sebesar -5% pada hari Selasa ke level terendah dalam 3 minggu memberikan sentimen positif bagi ekonomi Zona Euro dan mata uang euro, mengingat Eropa mengimpor sebagian besar kebutuhan energinya.
Pasar memperhitungkan peluang sebesar 79% untuk kenaikan suku bunga ECB sebesar +25 basis poin pada pertemuan kebijakan berikutnya tanggal 10 September.
Sore ini akan dirilis data PPI Juni Zona Euro yang diindikasikan menurun.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, pergerakan mata uang Euro dapat bergerak naik terdukung pelemahan dolar AS, seiring harapan kespeakatan pembicaraan AS-Iran. Namun jika data PPI Juni Zona Euro terealisir turun, akan menekan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1544-1.1554. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 1.1513-1.1492.








