Pergerakan indeks Nikkei dan Topix mendapat sentimen dari lemahnya rilis data NFP AS mengurangi tekanan bagi Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut.
Namun investor tetap bersikap hati-hati di tengah tingginya imbal hasil obligasi dan meningkatnya ketidakpastian di Timur Tengah.
Namun untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Desember 2026 turun 0,52% pada posisi 68650.
Secara sektoral, kekuatan indeks dipimpin oleh saham sektor teknologi dan perbankan dipimpin oleh Advantest (4,3%), SoftBank Group (3%), Tokyo Electron (5,5%), Mitsubishi UFJ (2%), dan Sumitomo Mitsui (1,6%).
Terkait perusahaan SoftBank Group Corp., pemimpinnya Masayoshi Son menyatakan kekhawatirannya mengenai risiko keamanan seiring pesatnya pengembangan kemampuan baru pada mesin, sembari menyerukan kepada berbagai negara untuk membangun kepercayaan dan bekerja sama dalam memanfaatkan teknologi tersebut.








