(Vibiznews – Index) Indeks Nikkei Jepang melanjutkan tren penurunan pada perdagangan hari ini, Selasa, 25 Agustus 2026, tertekan oleh aksi ambil untung masif pada saham semikonduktor serta sentimen negatif dari faktor makro dan geopolitik global.
Berdasarkan pemantauan pasar hingga pukul 08.00 WIB, Indeks Nikkei 225 bergerak melemah 0,87% ke level 64.958,45. Setelah dibuka melemah 332 poin di level 65.195,26 dari posisi penutupan sebelumnya di 65.528,09, indeks bergerak fluktuatif sepanjang jam pertama perdagangan, sempat menyentuh level tertinggi harian di 65.279,63, sebelum kemudian merosot hingga menyentuh titik terendah harian di 64.609,47. Sebagai catatan, rekor tertinggi 52 minggu indeks saat ini berada di 72.831,73, sementara rekor terendahnya di 41.835,17.
Pelemahan Nikkei 225 pagi ini terutama dipicu oleh tekanan jual pada sektor semikonduktor dan teknologi Jepang, mengekor koreksi tajam indeks Nasdaq dan indeks semikonduktor Philadelphia (SOX) di Wall Street semalam. Sikap wait and see pemodal menjelang rilis laporan keuangan kuartalan Nvidia hari Rabu besok membuat investor cenderung menahan diri untuk melihat kekuatan belanja infrastruktur AI global, sebelum kembali mengambil posisi agresif pada saham-saham berbasis AI.
Tekanan tambahan datang dari sisi makro dan geopolitik. Pasar regional Asia terpukul oleh sentimen “Economic D-Day”, yaitu rencana sanksi finansial agresif AS terbaru untuk mengisolasi perdagangan Iran yang berisiko menyeret rantai pasok global. Selain itu, tingginya imbal hasil obligasi memicu kekhawatiran terhadap pengetatan moneter lanjutan, seiring pasar bersiap menghadapi pidato The Fed di Jackson Hole akhir pekan ini.
Analisis Teknikal: Support, Resistance, dan Pivot
Mengacu pada pergerakan harga sesi Senin sebagai basis kalkulasi, dengan level tertinggi 66.257,73, terendah 65.470,95, dan penutupan di 65.528,09, berikut proyeksi teknikal untuk perdagangan hari ini:
Kategori | Level | Kategori | Level
R3 | 67.572 | S1 | 64.741
R2 | 66.802 | S2 | 63.954
R1 | 65.859 | S3 | 63.184
Pivot | 65.752 | |
Buy Avg | 64.900 | Sell Avg | 65.400
Rekomendasi Perdagangan
Analyst Vibiz Research mencermati bahwa posisi Indeks Nikkei 225 saat ini di level 64.958,45 telah bergerak jauh di bawah area Pivot Point 65.752 dan mendekati level Support 1 di 64.741, mengonfirmasi bahwa tekanan jual masih mendominasi pergerakan indeks pada sesi ini. Kombinasi kekhawatiran seputar sektor semikonduktor menjelang laporan keuangan Nvidia, sentimen geopolitik terkait sanksi terhadap Iran, dan antisipasi pidato The Fed di Jackson Hole menciptakan sentimen risk-off yang cukup kuat di pasar hari ini.
Bagi pelaku pasar yang masih memegang posisi beli, disarankan untuk mewaspadai potensi pelemahan lanjutan apabila level Support 1 di 64.741 tertembus, dengan ruang koreksi berpotensi berlanjut hingga area Support 2 di kisaran 63.954. Penerapan stop loss yang disiplin menjadi penting untuk mengamankan portofolio di tengah tingginya ketidakpastian menjelang rilis data dan laporan keuangan penting pekan ini.
Sementara itu, bagi investor yang berencana mengambil posisi beli baru, sebaiknya menahan diri terlebih dahulu hingga hasil laporan keuangan Nvidia dan sinyal dari pidato The Fed lebih jelas. Momen entry yang lebih aman dapat dipertimbangkan pada area pullback mendekati Buy Avg di kisaran 64.900, atau apabila indeks berhasil kembali stabil di atas area Pivot Point 65.752, yang akan mengindikasikan pemulihan momentum jangka pendek di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi.








