Euro Akhir Pekan Berakhir Turun Tertekan Penguatan Dolar AS

40

(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro terhadap dolar AS berakhir turun pada akhir pekan hari Jumat, 11 September 2026, tertekan penguatan dolar AS.

Pasangan mata uang EUR/USD ditutup turun 0,11% pada 1.1599.

Euro berakhir turun akibat tekanan dari dolar AS yang menguat.

Nilai tukar Euro juga terbebani sepanjang minggu oleh lonjakan harga minyak sebesar +9% (secara bersih), yang merupakan faktor negatif bagi ekonomi Zona Euro karena kawasan ini sangat bergantung pada impor minyak.

Namun Euro mendapat dukungan dari langkah ECB menaikkan suku bunga pada hari Kamis, yang memperbaiki selisih suku bunga euro.

ECB juga menaikkan proyeksi PDB Zona Euro untuk tahun 2026, yang menjadi faktor positif bagi Euro.

Pasar memperhitungkan adanya peluang sebesar 78% bagi ECB untuk menaikkan suku bunga sebesar +25 basis poin (bp) pada pertemuan kebijakan berikutnya tanggal 29 Oktober.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro dapat bergerak turun jika penguatan dolar AS berlanjut. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1597-1.1583. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1622-1.1633.