Indeks Kospi Kamis Ditutup Turun Tipis, Tertolong Aksi Beli Investor Domestik

20

(Vibiznews – Index) Bursa saham Korea Selatan ditutup hampir datar pada perdagangan hari ini, Kamis, 17 September 2026. Indeks KOSPI berhasil memangkas sebagian besar kerugian akibat aksi jual global dan bertahan kokoh berkat aksi beli investor domestik, di tengah fluktuasi yang cukup tajam sepanjang sesi.

Indeks acuan Korea Composite Stock Price Index (Kospi) ditutup melemah sangat tipis 2,56 poin, atau turun 0,04 persen, dan berakhir pada level 6.715,41. Indeks sempat melonjak hingga level tertinggi harian di 6.795,53 pada awal sesi, didorong optimisme hilangnya ketidakpastian FOMC, sebelum kemudian sempat melorot ke level terendah harian di 6.697,85 akibat tekanan jual masif pemodal asing.

Keputusan Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75 – 4 persen sempat direspons positif di awal perdagangan karena ketidakpastian pasar resmi berakhir. Namun, proyeksi lanjutan hawkish dari The Fed membatasi reli tersebut, sehingga pasar saham Seoul kemudian tertekan oleh aksi jual bersih dari investor asing yang mencatatkan rekor net sell fantastis mencapai 2,46 triliun won dalam satu hari. Lonjakan nilai tukar dolar terhadap won memicu arus modal keluar yang cukup deras sepanjang sesi.

Kejatuhan indeks berhasil dicegah dari koreksi dalam berkat aksi borong investor domestik. Investor ritel melakukan aksi beli bersih senilai 526,1 miliar won, disusul institusi lokal sebesar 229,5 miliar won, yang bersama-sama berhasil menahan laju pelemahan indeks pada penutupan hari ini.

Dua raksasa teknologi penentu arah KOSPI, Samsung Electronics dan SK Hynix, sempat melemah di paruh kedua sesi dan menahan laju indeks. Meski demikian, pelemahan tersebut ditopang oleh penguatan kokoh sektor peralatan transportasi yang naik 2,40 persen serta sektor mesin industri yang menguat 1,97 persen, sehingga indeks secara keseluruhan mampu bertahan mendekati level flat pada penutupan perdagangan hari ini.