Rekomendasi Harga Emas 21 September 2026 : Terbantu Pelemahan Dolar AS dan Harga Minyak

99

(Vibiznews – Commodity) Harga emas berakhir lebih tinggi pada akhir pekan hari Jumat, 18 September 2026, terdukung pelemahan dolar AS dan harga minyak.

Harga emas spot ditutup naik 0,84% pada $4.378,09 per ons.

Harga emas berjangka AS kontrak Desember 2026 ditutup naik 0,57% pada $4.424,9 per ons.

Harga emas naik setelah indeks dolar turun dari level tertinggi tujuh minggu dan bergerak melemah.

Selain itu, penurunan harga minyak mentah sebesar 1% pada hari Jumat meredakan ekspektasi inflasi dan berpotensi mendorong bank-bank sentral dunia untuk melonggarkan kebijakan moneter mereka, sebuah faktor yang menguntungkan bagi logam mulia.

Pasar fokus pada upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik AS-Iran, meskipun serangan baru oleh kelompok Houthi Yaman yang didukung Iran terus menjaga ketegangan tetap tinggi.

Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Fox News bahwa ia kemungkinan terbuka untuk bertemu dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian di sela-sela Sidang Umum PBB di New York minggu ini.

Setiap kemajuan menuju negosiasi dapat mengurangi premi risiko geopolitik pada harga minyak mentah.

Namun, serangan terbaru Houthi menyoroti risiko yang dihadapi infrastruktur energi dan jalur pelayaran di kawasan tersebut.

Kelompok Houthi melancarkan serangan rudal dan pesawat nirawak (drone) ke arah Riyadh pada hari Sabtu, yang mendorong Arab Saudi mengeluarkan peringatan serangan udara untuk ibu kota tersebut. Serangan itu terjadi saat kelompok tersebut meningkatkan kampanyenya melawan Arab Saudi di tengah konflik AS-Iran yang lebih luas.

Ketegangan yang kembali memanas ini telah memicu kekhawatiran akan gangguan lebih lanjut terhadap ekspor minyak Arab Saudi. Pipa Timur-Barat Arab Saudi, yang mengangkut minyak mentah dari ladang minyak di wilayah timur kerajaan menuju Laut Merah, masih terdampak oleh serangan, meskipun Riyadh telah berupaya mencari cara alternatif untuk menyalurkan minyak ke pasar internasional.

Fokus minggu ini juga tertuju sepenuhnya pada pertemuan puncak mendatang antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping, yang dijadwalkan berlangsung di Washington.

Pertemuan ini menandai kunjungan kenegaraan tingkat tinggi pertama Xi selama masa jabatan kedua Trump, dan berlangsung setelah pertemuan puncak di Beijing awal tahun ini.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak naik jika dolar AS dan harga minyak berlanjut melemah. Juga dapat bergerak hati-hati menjelang pertemuan Trump-Xi Jinping pekan ini.

Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $4.406-$4.435. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $4.342-$4.307.

Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $4.386-$4.347. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $4.418-$4.411.